<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikads.net &#187; Bisnis Online</title>
	<atom:link href="http://www.ikads.net/category/blogging-internet/bisnis-online/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ikads.net</link>
	<description>life as a journey</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 17:32:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Facebook Marketing, Strategi Marketing Era Sosial Media</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/facebook-marketing-strategi-marketing-era-sosial-media.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/facebook-marketing-strategi-marketing-era-sosial-media.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 18:46:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[ Anda mungkin sudah mengenal Facebook , bahkan sudah menggunakannya. Facebook adalah situs layanan pertemanan (sosial media) yang belakangan berkembang sangat pesat dan digandrungi oleh masyarakat dari berbagai lapisan umur.
Total pengguna Facebook  saat ini di seluruh dunia mencapai 314 juta lebih, sedangkan di Indonesia mencapai 11,75 juta, dengan persentase sekitar 3,72 persen dari total [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong> </strong>Anda mungkin sudah mengenal <em>Facebook </em>, bahkan sudah menggunakannya. <a href="http://www.facebook.com/ikads" target="_blank"><em>Facebook </em></a>adalah situs layanan pertemanan (sosial media) yang belakangan berkembang sangat pesat dan digandrungi oleh masyarakat dari berbagai lapisan umur.</p>
<p style="text-align: justify;">Total pengguna <em>Facebook </em> saat ini di seluruh dunia mencapai 314 juta lebih, sedangkan di Indonesia mencapai 11,75 juta, dengan persentase sekitar 3,72 persen dari total pengguna <em>Facebook </em>seluruh dunia. Pengguna terbanyak berada di kisaran umur 18-24 tahun (40,1%) disusul rentang usia 25-34 tahun (25,3%) dan tempat ketiga diduduki rentang usia 14-17 tahun (21%). Dan, dilihat dari sisi gender, pengguna pria mencapai 58,1% dan pengguna wanita sebesar 41,9% (data <em><a href="CheckFacebook.com">CheckFacebook.com</a> </em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Pesatnya perkembangan <em>Facebook </em>ini dapat dimaklumi. Dari berbagai situs layanan sosial yang bertebaran di internet, <em>Facebook </em>menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan dengan rekan-rekan sejawatnya sesama situs layanan sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang membuat situs-situs layanan sosial semacam <em>Facebook </em>menjadi situs favorit para pengguna internet tidak terlepas dari keinginan tiap individu untuk berinteraksi, baik interaksi yang dilakukan dengan teman atau keluarga maupun interkasi untuk mendapatkan teman yang lebih banyak dari seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Fenomena berkembangnya pengguna situs-situs layanan sosial bukan saja dimanfaatkan untuk sekadar pertemanan. Berbagai kepentingan bisa terjadi ketika individu-individu berkumpul. Seperti Kampanye Gerakan 1 juta Pengguna Facebook mendukung Candra Hamzah &amp; Bibit Samad Rianto. Atau dukungan terhadap Prita Mulya Sari yang berhadapan dengan pengadilan terkait kasusnya dengan Rumah Sakit Omni International. Yang lebih hebat lagi adalah ketika <em>Facebook </em>dipergunakan oleh Obama sebagai media kampanye untuk memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk kepentingan bisnis, makin banyak perusahaan mulai mengerti akan bagaimana kekuatan <em>Facebook </em>. Perusahaan-perusahaan besar kini bukan hanya berkutat di media mainstream (TV, radio dan media cetak) untuk beriklan atau menciptakan <em>brand </em>. Penciptaan <em>brand </em> dan strategi pemasaran kini menyasar <em>website </em> yang interaktif dan seringkali dipadukan dengan media sosial semacam <em>Facebook </em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Facebook </em>untuk <em>Branding </em>, Trafik dan Penjualan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seorang teman penjual kebaya memiliki akun <em>Facebook </em>. Sampai saat ini sudah memiliki jaringan teman di atas 3.000 orang. Dalam seminggu dia bisa menghasilkan 5-10 motif kebaya baru yang dijual berkisar antara Rp 250.000 sampai Rp 1.000.000/buah. Dia belum memiliki toko atau butik. Tokonya adalah rumahnya dan pemasarnya adalah <em>Facebook </em>. Tiap minggu dia memajang produk-produk terbarunya di <em>Facebook </em>. Dalam hitungan menit, semua produk kebaya laku terjual. Pelanggannya bukan hanya dari Bali, tapi menyebar sampai ke luar daerah, bahkan ke mancanegara.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kasus ini, <em>Facebook </em> merupakan satu-satunya <em>sales </em>bagi penjual kebaya tadi. Interkasi berjalan melalui fasilitas <em>chatting </em>dan saling komentar antardinding para pemilik akun <em>Facebook </em>. Ketika kesepakatan tercapai, pengiriman dan sistem pembayaran ditentukan juga atas dasar kesepakatan antara penjual dan pembeli.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sisi <em>branding </em>, pencitraan terjadi karena adanya interaksi antarpengguna <em>Facebook </em>. Komunikasi terjadi, antara calon pelanggan/pelanggan dengan sesama pelanggan dan pelanggan dengan penjual. Rekomendasi positif dari pelanggan yang loyal mendongkrak penciptaan <em>branding </em>yang kuat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sisi trafik dan penjualan, makin banyak teman dan jaringan yang dimiliki oleh penjual, penyebaran informasi produk makin luas pula. Dengan meluasnya penyebaran informasi produk, ditambah pencitraan yang baik dari <em>brand </em>yang dijual pada akhirnya meningkatkan penjualan/ <em>sales </em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Facebook untuk Analisis Market </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tren terhadap satu produk dewasa ini berjalan sangat cepat. Arus informasi yang tanpa henti dari berbagai media membuat masyarakat mendapatkan informasi yang cepat untuk mengikuti satu tren.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Facebook </em>bisa dimanfaatkan untuk menggali ide-ide segar untuk meciptakan tren baru yang unik. Ketika Anda akan menciptakan satu produk baru, sebelum produk benar-benar diciptakan dan dijual ke pasar, riset untuk mendapatkan <em>feedback </em> dari pasar mutlak diperlukan. Ketika zaman media mainstream, menggali opini konsumen memakan waktu dan biaya. Kini dengan <em>website </em>dan <em>Facebook </em>Anda bisa menggali opini konsumen dalam beberapa menit.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsumen akan sangat senang ketika opini mereka didengarkan oleh produsen. Interkasi yang terjadi lewat <em>Facebook </em>memungkinkan <em>viral communications </em> antarpengguna <em>Facebook </em>. Komunikasi terjadi antarkonsumen dan konsumen dengan produsen. Jika Anda cerdas memanfaatkan komunikasi yang terjadi, sebenarnya Anda sudah melakukan analisis <em>market </em>untuk menunjang penjualan produk atau penciptaan <em>brand </em>produk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Group, Fans Page, Facebook Marketplace dan Facebook Ads</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Belum merasa cukup menggunakan <em>Facebook </em>hanya dengan pertemanan? Saatnya Anda berpikir untuk mencoba layanan <em>Facebook </em>Group, Facebook Page, Facebook Marketplace dan Facebook Ads. Layanan Group dan Page tidak jauh berbeda dengan layanan pertemanan biasa. Sedangkan <em>Facebook Marketplace </em> memang ditujukan sebagai <em>pasar </em> oleh pengelola <em>Facebook </em>. Sedangkan layanan <em>Facebook Ads </em>merupakan layanan berbayar dengan sistem <em>Pay Per Click </em>atau Cost Per Thousand, yang berbarti Anda membayar sebanyak berapa kali iklan Anda diklik atau seberapa ribu kali iklan Anda ditayangkan di <em>Facebook </em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa pun pilihan Anda untuk mengiklankan produk Anda, tentu sudah melalui proses analisa yang mendalam. <em>Facebook Marketing </em>merupakan sesuatu yang baru, dan bisa dijadikan alternatif lain untuk strategi <em>marketing </em> produk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" /></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Ffacebook-marketing-strategi-marketing-era-sosial-media.html&amp;linkname=Facebook%20Marketing%2C%20Strategi%20Marketing%20Era%20Sosial%20Media"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/facebook-marketing-strategi-marketing-era-sosial-media.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlukah Kursus Internet Marketing?</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/perlukah-kursus-internet-marketing.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/perlukah-kursus-internet-marketing.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 18:44:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Blog & Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah undangan seminar internet marketing datang lewat Facebook saya pagi ini. Biayanya tidak tanggung-tanggung, 6 digit untuk satu hari (beberapa jam tepatnya). Hmmm, lumayan mahal yah? Di tempat dan waktu lain saya juga menjumpai sebuah kursus internet marketing, harganya tiga kali lipat dari harga seminar tadi. Untuk ukuran saya, uang segitu lumayan menguras isi kantong. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebuah undangan seminar internet marketing datang lewat Facebook saya pagi ini. Biayanya tidak tanggung-tanggung, 6 digit untuk satu hari (beberapa jam tepatnya). Hmmm, lumayan mahal yah? Di tempat dan waktu lain saya juga menjumpai sebuah kursus internet marketing, harganya tiga kali lipat dari harga seminar tadi. Untuk ukuran saya, uang segitu lumayan menguras isi kantong. Tapi saya tidak tahu pasti, apak penyelenggara seminar atau kursus internet marketing mendapatkan peserta dengan menarik bayaran sebesar itu? Cuma, perkiraan saya sih iya, buktinya mereka bisa survive.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan bahasa marketing, tentunya janji-janji yang ditawarkan brosur tadi kelihatan bombastis, dan bahkan mungkin sedikit muluk-muluk. Misalnya, &#8220;Bagaimana meraup dollar dengan Google Adsense&#8221;, atau &#8220;Bagaimana mencipatakan toko online impian Anda  secara instan?&#8221; Kadang promosi yang dilakukan juga menggunakan media periklanan gratisan yang kini tumbuh bak jamur di musim hujan. Bahkan, sebuah perusahaan yang sering menyelenggarakan event-event semacam seminar internet marketing masih menggunakan cara-cara yang kurang simpatik. Saya mengatakan tidak simpatik karena saya sudah melakukan unsubscribe di sistem newsletter mereka, toh setiap akan melakukan sebuah event, tetap saja saya menerima penawaran-penawaran yang bahkan bisa lebih dari sekali untuk sebuah event yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang semua orang boleh berdagang. Siapa pun berhak menawarkan barang dagangannya. Apa pun bentuknya. Toh semua yang dijual biasanya ada pembelinya. Tapi kembali ke internet marketing tadi. Jika anda tidak bijak memilih kursus internet marketing, bisa jadi penghasilan berlimpah yang dijanjikan tadi cuma tinggal angan. Karena materi atau modul yang mereka berikan cuma hasil copy paste atau materi dasar yang pada dasarnya bisa anda temukan dengan mudah di internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika anda memutuskan untuk bergabung dalam sebuah kursus internet marketing, yang wajib anda tanyakan pertama kali adalah isi brosur mereka. Misalkan, di brosur disebutkan &#8220;Cara mudah mendapatkan penghasilan dari Google Adsense&#8221;. Tanyakan pada penyelenggaranya, berapa dollar yang mereka dapatkan dari hasil Adsense yang mereka geluti. Atau misalnya mereka menjanjikan trafik yang tinggi untuk bidang pariwisata misalnya hotel dan villa. Tanyakan pada mereka, apa mereka pernah memanage villa dan berapa tingkat hunian villa yang mereka kelola.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingat, jangan sampai Anda membeli kucing dalam karung. Bahasa iklan seringkali berlebihan, dan jauh dari apa yang Anda harapkan. Tidak ada yang instan. Semuanya butuh proses. Anda tidak cukup mengetahui bisa mendesain sebuah website menggunakan dreamweaver atau membuat blog dengan menggunakan Wordpress untuk sukses di bisnis online. Bisnis internet itu kompleks, sama halnya dengan bisnis offline. Segala aspek bisnis mesti terpadu satu sama lainnya. Pengetahuan tentan internet dan website wajib anda tahu, dan tentunya harus didukung oleh pengetahuan di bidang yang akan Anda jual. Ketika anda mau menjual mobil, anda harus tahu tentang otomotif. Tapi jika Anda punya modal dan bisa menggaji orang, tentu anda bisa membayar orang lain untuk divisi-divisi tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika telah memutuskan mengikuti sebuah kursus internet marketing, sebenarnya itu sebuah modal untuk menapaki bisnis online. Paling tidak minat itu sudah ada. Cuma jangan sampai minat bangkit karena terpengaruh oleh bahasa iklan. Ketika minat itu tumbuh, cukup pupuk dengan sabar, pelihara minat itu, kembangkan minat itu dengan mempelajari setiap segi bisnis yang berhubungan dengan rencana anda.</p>
<p style="text-align: justify;">*) Renungan malam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Fperlukah-kursus-internet-marketing.html&amp;linkname=Perlukah%20Kursus%20Internet%20Marketing%3F"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/perlukah-kursus-internet-marketing.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Domain &amp; Email, Branding &amp; Asset Berharga Anda</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/domain-email-branding-asset-berharga-anda.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/domain-email-branding-asset-berharga-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 18:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Blog & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Dalam banyak kasus, sebuah website dibuat dan hanya jadi pajangan online sebuah perusahaan. Tidak dimanfaatkan. Sayang, investasi yang lumayan besar tidak diikuti oleh maintenace dan penggunaannya secara optimal. Yang terjadi kemudian adalah website tidak berperan maksimal. Yang harusnya website bisa dimanfaatkan sebagai media promosi &#38; branding paling depan, lantas cuma berperan sebagai pajangan kaku. Padahal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam banyak kasus, sebuah website dibuat dan hanya jadi pajangan online sebuah perusahaan. Tidak dimanfaatkan. Sayang, investasi yang lumayan besar tidak diikuti oleh maintenace dan penggunaannya secara optimal. Yang terjadi kemudian adalah website tidak berperan maksimal. Yang harusnya website bisa dimanfaatkan sebagai media promosi &amp; branding paling depan, lantas cuma berperan sebagai pajangan kaku. Padahal di kartu nama dengan gagahnya menulis URL websitenya.</p>
<p>Begitu juga dengan email.  Banyak  perusahaan kecil menengah masih menggunakan email gratisan dalam komunikasi bisnisnya. Hey bung, ini bukan di jaman tahun 80an, ketika email masih menjadi barang langka. Dalam komunikasi bisnis saat ini, email merupakan sarana paling umum digunakan, mengalahkan faximile atau surat-menyurat lewat pos.</p>
<p>Pada tahun 1979, Compuserver merupakan perusahaan pertama yang mengembangkan model komunikasi elektronik dalam komunikasi bisnis dan komunikasi internalnya. Model email pertama masih menggunakan sandi-sandi berupa digit angka. Masih susah bukan? Dengan perkembangan internet dari tahun ke tahun, akhirnya format email menjadi lebih menarik dan bisa menjadi sebuah identitas bagi si pemiliknya. Misalnya  email pertama saya didi_suprapta@blabla.com. Kesan personal dan identitas sudah muncul.</p>
<p>Kini email bukan lagi disediakan oleh portal-portal penyedia jasa email seperti Yahoo, Gmail, Hotmail dan sebagainya. Toh, masih saja banyak orang yang menggunakan email dengan format mycompany@yahoo.com misalnya. Seiring makin murahnya harga domain (berkisar 10 dollar per tahun), akhirnya makin banyak perusahaan yang mengerti akan pentingnya membangun identitas dan branding lewat email dan website. Namun, masih saja ada yang takut berinvestasi 100 ribu/tahun untuk sebuah branding. Beberapa klien saya masih lebih suka menggunakan email gratisan. Alasannya, sudah terlanjur tersebar, repot gonta-ganti email, dan beribu alasan yang membuat mereka enggan menggunakan email dengan menggunakan domain perusahaannya.</p>
<p>Ketika kita sudah memutuskan untuk mengonlinekan bisnis kita, branding perusahaan kita dimulai dari domain dan email kita. Seorang web master yang baik akan menjelaskan bagaimana domain dan email akan membantu mempromosikan brand anda secara global.  Sehingga domain dan email anda menjadi media promosi yang optimal untuk bisnis kita.</p>
<p>Percaya atau tidak, ketika komunikasi anda menggunakan email dengan domain anda sendiri, kepercayaan konsumen meningkat.</p>
<p>Jadi apa yang harus dilakukan jika Anda belum mempunyai email dan domain sendiri. Berikut skenarionya:</p>
<p>1. Jika Anda sudah punya domain dan email sendiri, optimalkan. Mulailah gunakan email dengan domain anda sendiri. Jika website belum optimal, optimalkan. Promosikan lewat berbagai cara, pastikan sudah dideteksi oleh mesin pencari. Tanyakan pada webmaster anda bagaimana caranya</p>
<p>2. Sudah punya email sendiri, tapi website masih belum dibangun? Segera bangun website Anda.</p>
<p>3. Belum punya domain atau email, pastikan anda memilikinya segera. Banyak bandit di luar sana. Jika brand anda sudah terkenal, bisa saja domain yang anda idamkan sudah didaftarkan oleh bandit-bandit broker domain.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Fdomain-email-branding-asset-berharga-anda.html&amp;linkname=Domain%20%26%23038%3B%20Email%2C%20Branding%20%26%23038%3B%20Asset%20Berharga%20Anda"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/domain-email-branding-asset-berharga-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Leak, Manohara, Ibu Prita, Artis Seksi Telanjang &amp; Lonjakan Trafik</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 19:17:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Leak &#38; trafik? Apa hubungannya? Apa leak bisa mendatangkan trafic? Ada. Begini, beberapa waktu lalu, saya posting tentang topik yang menyangkut masalah leak, dan ternyata, dalam beberapa hari sejak postingan tadi saya publikasikan, terjadi lonjakan pengunjung yang sangat drastis ke blog ini.



Fenomena leak dan traffic


Meski terjadi penurunan trafik, itu terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Leak &amp; trafik? Apa hubungannya? Apa leak bisa mendatangkan trafic? Ada. Begini, beberapa waktu lalu, saya posting tentang topik yang menyangkut <a href="http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/leak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html">masalah leak</a>, dan ternyata, dalam beberapa hari sejak postingan tadi saya publikasikan, terjadi lonjakan pengunjung yang sangat drastis ke blog ini.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_256" class="wp-caption  aligncenter" style="width: 610px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-256" title="Fenomena leak" src="http://www.ikads.net/wp-content/uploads/2009/06/ikadsnet.jpg" alt="ikadsnet" width="600" height="277" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Fenomena leak dan traffic</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Meski terjadi penurunan trafik, itu terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini wajar, karena masih banyak pengguna internet yang masih menggunakan akses internet dari kantornya, sehingga trafik pada hari Sabtu Minggu cenderung menurun. Website apa pun, pasti mengakami penuruan trafik pada hari Sabtu dan Minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas, apa hubungan antara leak dan trafik? Secara spesifik memang tidak ada. Tapi, ketika kita melakukan suatu posting yang bertujuan meningkatkan trafic (trafic dalam artian bukan niche trafic) pemilihan topik dan keyword menjadi sangat penting. Contohnya kasus di atas. Ketika masyarakat sedang heboh membicarakan pertarungan leak dengan Kiai, bisa jadi berita ini merupakan berita laris yang bisa mendulang trafic. Dan terbukti memang. Lihat saja grafik pengunjung di atas. Peningkatan menjadi sekitar 200% dalam satu hari saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Makanya, ketika kasus Manohara atau kasus Ibu Prita mencuat, pencari trafic berlomba-lomba menuliskannya, tujuannya adalah trafik&#8230;trafik&#8230;dan trafik&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa orang mengejar trafik? Ketika website dibangun untuk tujuan mencari duit, tanpa menjual produk spesifik (niche product), trafic adalah uang. Website yang dipenuhi oleh iklan-iklan PPC rata-rata mengandalkan trafik untuk mendanai dirinya. Website jenis ini adalah website yang menawarkan informasi. Pendapatan biasanya dari recehan yang berhasil dikumpulkan ketika pengunjung ngeklik iklan yang tampil di website bersangkutan. Meski recehan, ketika trafic tinggi, recehan bisa menggunung. Dan bukan hal yang mustahil ketika lantas pemilik-pemilik website jenis ini menghasilkan ratusan bahkan ribuan dollar dalam sehari.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain dengan cara di atas, ada pula yang mengundang trafik dengan keyword-keyword bernada nakal. Semisal<strong> gadis seksi, gadis bugil, artis bugil. </strong>Bahkan tidak jarang yang rada-rada nakal misal menuliskan kata-kata yang belum tentu benar, semisal <strong>Manohara bugil</strong>, <strong>Manohara telanjang, Manohara seksi</strong> dan sebagainya <em>(maaf ini cuma sebagai perumpamaan). </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="font-style: normal;">Sedangkan untuk website yang lebih formal, dalam hal ini yang saya maksud lebih formal adalah website yang menjual produk nyata, misal jualan handicraft, furniture dan sebagainya, ngebom keyword seperti itu bukan hal yang efektif. Yang dituju sebenarnya bukan trafic yang melimpah, tapi lebih pada kualitas kunjungan dan pengunjung website. Pengunjung yang berkualitas maksudnya adalah pengunjung yang memang interest sama produk yang ditawarkan oleh website itu. </span></em></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika seseorang bertanya, &#8220;Website saya pengunjungnya banyak, tapi koq konversi pengujung menjadi inquiry sedikit ya?&#8221;  Atau ada pula yang menyatakan, &#8220;Website saya pengujungnya sedikit, tapi tiap hari ada saja inquiry yang masuk ke inbox saya.&#8221; Ya, itulah perbedaan antara trafic liar dan trafic yang bertarget.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bisa bermanfaat&#8230;</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Ffenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html&amp;linkname=Fenomena%20Leak%2C%20Manohara%2C%20Ibu%20Prita%2C%20Artis%20Seksi%20Telanjang%20%26%23038%3B%20Lonjakan%20Trafik"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monopoli Facebook, Bukti Manusia Butuh Sosialisasi</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/monopoli-facebook-bukti-manusia-butuh-sosialisasi.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/monopoli-facebook-bukti-manusia-butuh-sosialisasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 18:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Blog & Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Blog Anda mulai sepi pengunjung? Atau pesan email dari rekan atau milist di Inbox Anda mulai berkurang setiap harinya? Saya mengalaminya. Sejak beberapa bulan terakhir ini blog ini semakin hari semakin sepi pengunjung, jangankan komentar, yang berkunjung sekarang cuma di bawah kisaran 20 unique visitor. Dulu blog ini tidak sulit mendatangkan pengujung di atas 100 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Blog Anda mulai sepi pengunjung? Atau pesan email dari rekan atau milist di Inbox Anda mulai berkurang setiap harinya? Saya mengalaminya. Sejak beberapa bulan terakhir ini blog ini semakin hari semakin sepi pengunjung, jangankan komentar, yang berkunjung sekarang cuma di bawah kisaran 20 unique visitor. Dulu blog ini tidak sulit mendatangkan pengujung di atas 100 orang per hari. Meski jarang blogwalking, tetapi teman-teman yang pada saat blog sedang  berjaya membuat blog ini sempat ramai beberapa bulan. Demikian pula komentar, meski tidak banyak, tapi untuk ukuran blog yang ditulis sebagai sebuah catatan perjalanan hidup, mendapatkan komentar kadang mencapai 40 untuk sebuah posting, hmmmmm lumayanlah.</p>
<p style="text-align: justify;">Nasib inbox email juga tidak jauh berbeda. Dulu, ketika lepas sehari saja dari laptop, keesokan harinya bisa kerepotan untuk sekedar melakukan seleksi terhadap email yang masuk. Friendster, apalagi??? Kini kadang sebulan tidak buka friendster. </p>
<p style="text-align: justify;">Tapi kini, blog dan inbox mulai sepi. Salah satu penyebabnya ternyata Facebook. Ya, biang keladinya ternyata Facebook, sebuah website jaringan pertemanan hasil pemikiran dan kerja keras Mark Zuckerberg yang kini menjadi begitu populer. Apalagi semenjak dimanfaatkan oleh Barack Obama untuk menjaring dukungan dalam memenangkan pemilihan presiden Amerika. Facebook semakin menancapkan kekuatannya dalam dunia maya pertemanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari gini gak punya Facebook? Katrok, daftar sana! Begitu kata adik-adik saya di kost-kostan ketika temannya tidak tahu apa itu Facebook. Memang, interaksi di Facebook kadang membuat penggunanya ketagihan. Facebook yang kaya aplikasi memungkinkan para penggunanya melakukan berbagai kegiatan dan interaksi dengan pengguna lainnya. Mulai dari main game, saling nge-tag foto, berkirim pesan, chatting, membentuk group yang sesuai minat atau latar belakang lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas, makin lama kelihatannya Facebook seakan memonopoli pergaulan sosial di internet (social networking). Dengan beragam aplikasi di belakang Facebook membuatnya lebih menjadi pilihan dibanding situs-situs social networking lainnya sperti MySpace, Hi5, Friendster dan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini lantas menjadi bukti, bahwa sosialisasi antar manusia ternyata begitu penting. Semakin mudahnya sosialisasi di Facebook membuatnya semakin menjadi idola. Hal ini tidak terlepas pula dari keinginan setiap individu untuk berinteraksi dengan individu lainnya. Selain karena ada hubungan kekerabatan dan persamaan latar belakang, juga untuk kepentingan lain, misalnya untuk media kampanye. Yang terakhir ini sih cuma numpang lewat, hanya memanfaatkan Facebook secara musiman. Ada lagi yang memanfaatkannya untuk media promosi dan sebagai world of mouth marketing.</p>
<p style="text-align: justify;">Di era New Wave Marketing (meminjam istilahnya Hermawan Kartajaya), Facebook mampu menjadi salah satu media yang berperan besar. Dengan kemudahan bersosialita ala Facebok, kadangkala pengambilan keputusan oleh seseorang terkadang dipengaruhi oleh apa yang disaring dari hasil mengamati perilaku orang lain dalam satu komunitas. Misalkan saja, saya membeli laptop dengan merek tertenu, dan baru beberapa minggu saya pakai ternyata laptop tadi rusak entah karena apa. Saya tuliskan di status saya di Facebook, dalam hitungan menit bisa-bisa puluhan teman melakukan komentar terhadap permasalahan saya. Nah dari sini secara tidak langsung, apa yang diungkapkan dalam  komentar-komentar itu memberikan pengaruh kepada member lainnya untuk mengambil keputusan membeli laptop seperti laptop saya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian juga sukses besar Obama, tidak terlepas dari era marketing New Wave ini. Ketika yang lain berlomba-lomba mencari donasi dalam jumlah besar, kenyataanya dengan sumbangan 5 dollar dari seorang fans Obama yang berjumlah jutaan orang bisa terkumpul jutaan dollar. Nah, terbayang kan betapa kuatnya komunitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa pelajarannya:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jangan remehkan kekuatan sosial dan jaringan. Ikut atau Anda ketinggalan</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Fmonopoli-facebook-bukti-manusia-butuh-sosialisasi.html&amp;linkname=Monopoli%20Facebook%2C%20Bukti%20Manusia%20Butuh%20Sosialisasi"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/monopoli-facebook-bukti-manusia-butuh-sosialisasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Online Advertising, Marketing dalam Masa Krisis</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/online-advertising-marketing-dalam-masa-krisis.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/online-advertising-marketing-dalam-masa-krisis.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 19:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Krisis ekonomi global yang terjadi saat ini membuat banyak negara kelimpungan. Bank-bank, kecil atau besar kelimpungan. Berbagai upaya ditempuh oleh berbagai pimpinan negara untuk keluar dari krisis.
Tapi ada satu hal yang ternyata menigkat. Berikut kutipan dari detik.com
Ternyata krisis ekonomi tidak selalu membawa pegaruh yang buruk. Terbukti, iklan online mampu meningkat 11 persen dari tahun lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Krisis ekonomi global yang terjadi saat ini membuat banyak negara kelimpungan. Bank-bank, kecil atau besar kelimpungan. Berbagai upaya ditempuh oleh berbagai pimpinan negara untuk keluar dari krisis.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ada satu hal yang ternyata menigkat. Berikut kutipan dari detik.com</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Ternyata krisis ekonomi tidak selalu membawa pegaruh yang buruk. Terbukti, iklan online mampu meningkat 11 persen dari tahun lalu justru saat perekonomian sedang tidak stabil seperti sekarang ini.</p>
<p>Pada kuartal ketiga 2008 pendapatan iklan online mencapai USD 5,9 miliar. Ini artinya peningkatan 11 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2007. Demikian data Interactive Advertising Bureau yang dilansir <strong>detikINET </strong>dari Cnet, Minggu (23/11/2008).</p>
<p>Namun, bisa jadi ini berarti iklan online belum terpukul dan bukannya tidak mengalami pukulan. Pasalnya, dari kuartal kedua ke kuartal ketiga 2008 peningkatannya hanya dua persen alias menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan melambat.</p>
<p>Data pada tiga kuartal awal tahun 2008 menunjukkan pendapatan iklan meningkat secara keseluruhan menjadi USD 17,3 miliar. Ini naik dari USD 15,2 miliar di periode yang sama tahun 2007.</p>
<p>Peneliti marketing online, ComScore Inc menunjukkan seberapa besar iklan online mencapai pemirsanya. AOL meraup 173 juta atau sekitar 91 persen dari 190,6 orang di Amerika Serikat yang online. Sedangkan Yahoo Network menempati posisi kedua dengan 164 juta orang dan Google ketiga dengan 158 juta orang.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.detikinet.com/read/2008/11/23/084105/1041334/319/krisis-iklan-online-justru-meningkat" target="_blank">Detik.com</a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Bukan suatu hal yang aneh memang. Ketika media promosi konvesional akan kesulitan pembiayaan karena menigkatnya berbagai harga bahan baku, mau tidak mau biaya iklan akan membengkak. Media promosi <a href="http://www.imfreakz.com/busby-seo-test/">online </a>masih dianggap mampu memberikan hasil yang maksimal. Pada dasarnya, apabila promosi online jika dilakukan dengan tepat sasaran dan perencanaan matang memang lebih terfokus dan tepat sasaran. Dengan analisis yang tepat, target marketing melalui media <a href="http://www.dstudiobali.com/webdesign/busby-seo-test-page/">online </a>memang lebih mengena jika dibandingkan dengan metode promosi konvesional.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan berikut ini juga mungkin berkaitan:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><a class="title" rel="bookmark" href="../blogging/beberapa-berita-bahagia-minggu-ini.html">Beberapa Berita Bahagia Minggu Ini</a></li>
<li><a style="cursor: pointer;" title="Blogger pun Ikut Meriahkan Kuta Karnival, Efektif?" href="../featured/blogger-pun-ikut-meriahkan-kuta-karnival-efektif.html">Blogger pun Ikut Meriahkan Kuta Karnival, Efektif?</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Fonline-advertising-marketing-dalam-masa-krisis.html&amp;linkname=Online%20Advertising%2C%20Marketing%20dalam%20Masa%20Krisis"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/online-advertising-marketing-dalam-masa-krisis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibuka Kesempatan Menjadi Juragan Exporter Online</title>
		<link>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/dibuka-kesempatan-menjadi-juragan-exporter-online.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/dibuka-kesempatan-menjadi-juragan-exporter-online.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 03:57:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[29]]></category>
		<category><![CDATA[30]]></category>
		<category><![CDATA[31]]></category>
		<category><![CDATA[5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Kabar gembira bagi Anda yang mempunyai hobby berjualan di internet. Jika dulu para juragan online ini mengalami kendala dalam hal payment processor, sekarang tidak lagi. Siapa saja dari Anda bisa berjualan secara online dan menerima pembayaran juga secara online.
Paypal telah memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa menggunakan layanannya secara penuh. Ini artinya, Anda bisa menerima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar gembira bagi Anda yang mempunyai hobby berjualan di internet. Jika dulu para juragan online ini mengalami kendala dalam hal <em>payment processor</em>, sekarang tidak lagi. Siapa saja dari Anda bisa berjualan secara online dan menerima pembayaran juga secara online.</p>
<p><a href="http://www.paypal.com">Paypal </a>telah memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa menggunakan layanannya secara penuh. Ini artinya, Anda bisa menerima pembayaran dari klien Anda di luar negeri lewat PayPal dan sekaligus Anda bisa melakukan withdrawal langsung ke rekening Anda. Dan Anda juga bisa melakukan pembayaran secara online lewat Paypal ke luar negeri.</p>
<p>Kabar gembira ini tentunya akan menggiatkan para pengerajin dan exporter dalam memasarkan produknya secara online. Bagaimana pun juga, para peselancar internet lebih suka melakukan pembayaran tanpa harus bangkit dari kursinya dan pergi ke bank untuk melakukan transfer. Makan waktu, makan biaya, dan tidak efisien bagi mereka. Dengan adanya opsi &#8220;menerima pembayaran lewat kartu kredit&#8221;,  merupakan nilai tambah bagi produk Anda untuk dilirik oleh buyer. Namun, satu hal yang perlu kita jaga bersama-sama adalah, jangan sampai Paypal mengurungkan niat baiknya memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menggunakan layanannya secara penuh karena kita menyalahgunakan layanan tersebut. Mari kita jaga bersama-sama agar PayPal bisa menjadi alternatif yang baru dalam era bisnis yang lebih banyak menggunakan media internet ini.</p>
<p>Sekedar berbagi cerita, account Paypal saya sudah verified. Bahkan tanpa menggunakan Credit Card. Saya hanya menggunakan Visa Electron keluaran Bank Niaga. Jika Anda menggunakan fasilitas internet banking Bank Niaga, Anda bisa verified hanya dalam beberapa menit.</p>
<p>Jika ada dari Anda ingin  tahu lebih banyak, bagaimana mendaftar di Paypal, langkah-langkah dan apa saja yang diperlukan agar bisa verified, silakan diskusikan di bawah ini. Gunakan form Comment yang tersedia.</p>
<p>Mari kita majukan industri kecil dan kerajinan di Bali. Dan sekali lagi, mari kita jaga baik-baik kepercayaan dan diberikan oleh Paypal</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Fblogging-internet%2Fbisnis-online%2Fdibuka-kesempatan-menjadi-juragan-exporter-online.html&amp;linkname=Dibuka%20Kesempatan%20Menjadi%20Juragan%20Exporter%20Online"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/blogging-internet/bisnis-online/dibuka-kesempatan-menjadi-juragan-exporter-online.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
