Posted on June 6, 2009, 6:42 pm, by Didi, under
Lingkungan.
Gunung itu adalah sampah
Di belahan utaranya telah compang-camping karena lava hitamya telah kau jual.
Pohon pinus di belahan timurnya telah kau tebang dan ditanami sayur-mayur,
Belahan selatannya telah dibangun 2 ruas jalan hotmix tempat truk pengangkut batu lewat,
Belahan baratnya telah kau bikin compang untuk cari batu akik,…
Di puncaknya telah kau dirikan WC umum,
Gunung itu telah kau obral [...]
Posted on October 26, 2008, 11:55 am, by Dek Didi, under
Agama,
Media.
Setelah sekitar dua bulan bergelut dalam pengembangan dan desain website (tepatnya sebuah blog) warga www.pinatih.org.. Akhirnya pada hari yang sangat bersejarah, tanggal 26 Oktober 2008 bertepatan dengan Mahasabha Pertama Warga Arya Wang Pinatih, website ini resmi menjadi website warga dan disahkan sebagai media informasi dan komunikasi paiketan.
Berawal dari pertemuan kami bertiga, saya sendiri, Wawan dan [...]
Posted on September 19, 2008, 10:01 am, by Dek Didi, under
Pariwisata.
Bali memang terlalu identik dengan pariwisata. Ketika iklim pariwisata menunjukan gelagat penurunan, semua gelagapan. Banyak hotel dan resotoran kolaps. Pemutusan hubungan kerja terjadi di mana-mana, bukan hanya di sektor yang bersentuhan langsung dengan pariwisata seperti hotel atau restaurant, namun juga di setiap sektor yang tidak bersentuhan langsung dengan pariwisata.
Semenjak terjadinya bom Bali I dan II, [...]
Bangsat…!!!! Mau jadi apa sih para mahasiswa ini? Udah enak-enak dibiayai negara, koq malah jadi preman???
Rasanya mulut dan perut ini tidak bisa menahan kata-kata kasar itu. Datang dari kantor sambil menunggu pesanan nasi goreng di sebuah warung makan, mata tertuju pada siaran salah satu TV swasta. Dan, kembali kisah pembantaian terhadap mahasiswa sebuah Sekolah Tinggi [...]
Posted on June 12, 2008, 7:33 pm, by Dek Didi, under
Lingkungan.
Beberapa waktu yang lalu, warga masyarakat Desa Buahan Kecamatan Kintamani, salah satu desa yang bertetangga dengan desaku mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang pelestarian lingkungan hidup, Kalpataru. Antusiasme masyarakat Buahan nampak dari semangat mereka mengarak trofi Kalpataru sepanjang perjalanan dari Bangli menuju Desa Buahan. Kebanggaan terpancar dari wajah-wajah polos mereka. Guratan-guratan ketuaan di wajah bapak-bapak itu [...]
Pengelipuran hanyalah sebuah desa kecil di pinggiran kota sejuk, Bangli, Bali sekitar 40 km dari kota Denpasar. Secara dinas Desa Pekraman Pengelipuran termasuk Kelurahan Kubu. Dihuni sekitar 200 kepala keluarga yang menempati sekitar 76 rumah keluarga atau satu rumah ditinggali sekitar 3 kepala keluarga. Kebanyakan dari mereka adalah petani. Meski sekarang sudah mulai ada yang [...]
Gerakan ini didedikasikan untuk pembaca surat kabar yang telah dibodohi karena membaca tulisan pesanan. Perhatikan tiap berita yang mencoba memanipulasi pembaca dengan menyertakan tanda bintang (*) di akhir artikel.
Makin banyak media yang berani menurunkan berita pesanan (yang bisa dibeli) tanpa memberi tanda bahwa itu advetorial atau berita iklan. Bahkan, berita itu tidak biberi garis api-tanda [...]
Ya, akhirnya aku tepar. Badanku panas dingin, DEMAM! Makan gak enak, tidur tak nyenyak dari dua hari yang lalu. Bahkan melihat tuts keyboard komputer pun sempat muak dan bikin muntah. Untunglah hari ini sudah bisa bangun dan tidak muak lagi melihat komputer.
Awalnya karena saya terlalu sombong, mirip halnya dengan cerita Pan Belognya Bli Anton. Saya [...]
Posted on March 13, 2008, 9:37 am, by Dek Didi, under
Politik.
Ah, tajen yang dulu dilarang dan begitu gencarnya dibasmi. Kini menjadi komoditas politik. Memang ketika nafsu kuasa sudah merasuk, hati nurani memang bisa tergadai. Apa yang terucap kan bisa ditarik kembali. Apalagi hanya sebuah tajen
Bukannya mau sok politis atau pro dan kontra sama tajen. Tapi ini masalah sebuah konsistensi niat.