<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikads.net &#187; Rupa-rupa</title>
	<atom:link href="http://www.ikads.net/category/rupa-rupa/uncategorized/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ikads.net</link>
	<description>life as a journey</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Dec 2009 09:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Download: Membongkar Gurita Cikeas [Draft pdf]</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/download-membongkar-gurita-cikeas-draft-pdf.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/download-membongkar-gurita-cikeas-draft-pdf.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Lagi heboh-hebohnya buku Membongkar Gurita Cikeas, membuat saya penasaran untuk mencari bukunya ke Gramedia dan toko buku lainnya. Sayang, ternyata sangat terbatas, atau saking larisnya?
Dari dua hari yang lalu kemudian mencoba memburunya di situs-situs download gratisa. Akhirnya apa yang saya cari ketemu.
Sedot saja disini
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi heboh-hebohnya buku Membongkar Gurita Cikeas, membuat saya penasaran untuk mencari bukunya ke Gramedia dan toko buku lainnya. Sayang, ternyata sangat terbatas, atau saking larisnya?</p>
<p>Dari dua hari yang lalu kemudian mencoba memburunya di situs-situs download gratisa. Akhirnya apa yang saya cari ketemu.</p>
<p>Sedot saja <a title="Membongkar Gurita Cikeas" href="http://www.ziddu.com/download/7936767/GuritaCikeas.pdf.html" target="_blank">disini</a></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fdownload-membongkar-gurita-cikeas-draft-pdf.html&amp;linkname=Download%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%20%5BDraft%20pdf%5D"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/download-membongkar-gurita-cikeas-draft-pdf.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Leak, Manohara, Ibu Prita, Artis Seksi Telanjang &amp; Lonjakan Trafik</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 19:17:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Leak &#38; trafik? Apa hubungannya? Apa leak bisa mendatangkan trafic? Ada. Begini, beberapa waktu lalu, saya posting tentang topik yang menyangkut masalah leak, dan ternyata, dalam beberapa hari sejak postingan tadi saya publikasikan, terjadi lonjakan pengunjung yang sangat drastis ke blog ini.



Fenomena leak dan traffic


Meski terjadi penurunan trafik, itu terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Leak &amp; trafik? Apa hubungannya? Apa leak bisa mendatangkan trafic? Ada. Begini, beberapa waktu lalu, saya posting tentang topik yang menyangkut <a href="http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/leak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html">masalah leak</a>, dan ternyata, dalam beberapa hari sejak postingan tadi saya publikasikan, terjadi lonjakan pengunjung yang sangat drastis ke blog ini.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_256" class="wp-caption  aligncenter" style="width: 610px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-256" title="Fenomena leak" src="http://www.ikads.net/wp-content/uploads/2009/06/ikadsnet.jpg" alt="ikadsnet" width="600" height="277" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Fenomena leak dan traffic</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Meski terjadi penurunan trafik, itu terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini wajar, karena masih banyak pengguna internet yang masih menggunakan akses internet dari kantornya, sehingga trafik pada hari Sabtu Minggu cenderung menurun. Website apa pun, pasti mengakami penuruan trafik pada hari Sabtu dan Minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas, apa hubungan antara leak dan trafik? Secara spesifik memang tidak ada. Tapi, ketika kita melakukan suatu posting yang bertujuan meningkatkan trafic (trafic dalam artian bukan niche trafic) pemilihan topik dan keyword menjadi sangat penting. Contohnya kasus di atas. Ketika masyarakat sedang heboh membicarakan pertarungan leak dengan Kiai, bisa jadi berita ini merupakan berita laris yang bisa mendulang trafic. Dan terbukti memang. Lihat saja grafik pengunjung di atas. Peningkatan menjadi sekitar 200% dalam satu hari saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Makanya, ketika kasus Manohara atau kasus Ibu Prita mencuat, pencari trafic berlomba-lomba menuliskannya, tujuannya adalah trafik&#8230;trafik&#8230;dan trafik&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa orang mengejar trafik? Ketika website dibangun untuk tujuan mencari duit, tanpa menjual produk spesifik (niche product), trafic adalah uang. Website yang dipenuhi oleh iklan-iklan PPC rata-rata mengandalkan trafik untuk mendanai dirinya. Website jenis ini adalah website yang menawarkan informasi. Pendapatan biasanya dari recehan yang berhasil dikumpulkan ketika pengunjung ngeklik iklan yang tampil di website bersangkutan. Meski recehan, ketika trafic tinggi, recehan bisa menggunung. Dan bukan hal yang mustahil ketika lantas pemilik-pemilik website jenis ini menghasilkan ratusan bahkan ribuan dollar dalam sehari.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain dengan cara di atas, ada pula yang mengundang trafik dengan keyword-keyword bernada nakal. Semisal<strong> gadis seksi, gadis bugil, artis bugil. </strong>Bahkan tidak jarang yang rada-rada nakal misal menuliskan kata-kata yang belum tentu benar, semisal <strong>Manohara bugil</strong>, <strong>Manohara telanjang, Manohara seksi</strong> dan sebagainya <em>(maaf ini cuma sebagai perumpamaan). </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="font-style: normal;">Sedangkan untuk website yang lebih formal, dalam hal ini yang saya maksud lebih formal adalah website yang menjual produk nyata, misal jualan handicraft, furniture dan sebagainya, ngebom keyword seperti itu bukan hal yang efektif. Yang dituju sebenarnya bukan trafic yang melimpah, tapi lebih pada kualitas kunjungan dan pengunjung website. Pengunjung yang berkualitas maksudnya adalah pengunjung yang memang interest sama produk yang ditawarkan oleh website itu. </span></em></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika seseorang bertanya, &#8220;Website saya pengunjungnya banyak, tapi koq konversi pengujung menjadi inquiry sedikit ya?&#8221;  Atau ada pula yang menyatakan, &#8220;Website saya pengujungnya sedikit, tapi tiap hari ada saja inquiry yang masuk ke inbox saya.&#8221; Ya, itulah perbedaan antara trafic liar dan trafic yang bertarget.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bisa bermanfaat&#8230;</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Ffenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html&amp;linkname=Fenomena%20Leak%2C%20Manohara%2C%20Ibu%20Prita%2C%20Artis%20Seksi%20Telanjang%20%26%23038%3B%20Lonjakan%20Trafik"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/fenomena-leak-manohara-ibu-prita-artis-seksi-telanjang-lonjakan-trafik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leak Bali vs Dukun [apa Kiai]???</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/leak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/leak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 18:25:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Bali & Beyond]]></category>
		<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Tadi siang ketemu teman, saya diperlihatkan sebuah video yang konon katanya pertarungan antara leak bali dengan beberapa orang dukun dari Jawa. Lumayan membuat penasaran&#8230;!!!
Malamnya sampai kantor saya coba browsing dan menemukan beberapa postingan di beberapa blog teman dan beberapa forum, ada beberapa blog yang menyebutnya pertarungan leak vs kiai ada pula yang menulis leak vs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi siang ketemu teman, saya diperlihatkan sebuah video yang konon katanya pertarungan antara leak bali dengan beberapa orang dukun dari Jawa. Lumayan membuat penasaran&#8230;!!!</p>
<p>Malamnya sampai kantor saya coba browsing dan menemukan beberapa postingan di beberapa <a href="http://balikami.com/bali-kami-terkini/02/06/2009/video-leak-bali-perang-dengan-dukun-jawa/">blog</a> <a href="http://www.dexno.com/event/video-leak-bali-vs-dukun-jawa-beredar-di-youtube.html">teman</a> dan beberapa forum, ada beberapa blog yang menyebutnya pertarungan leak vs kiai ada pula yang menulis leak vs dukun. Yang mana yang benar, saya juga tidak tahu.</p>
<p>Beberapa waktu lalu juga beredar video tentang penampakan mata di langit di atas Pura Besakih. Meski akhirnya video mata dewa di Besakih ini terbantahkan dengan ditemukannya video sejenis, tapi lumayan membuat heboh masyarakat Bali. Terbukti harian lokal Bali sampai &#8220;mengkorankannya&#8221;.</p>
<p>Begitu pula dengan video leak yang beredar saat ini, tampaknya memang diragukan kebenarannya. Silakan tonton video di bawah ini.</p>
<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/NcfsQOp4ykw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/NcfsQOp4ykw&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p>Perhatikan suara anjing dan jangkrik yang diulang-ulang. Bahasa yang digunakan mereka sepertinya Bahasa Jawa. Satu hal lagi, video masih tetap jalan, bahkan masih melakukan zoom terhadap beberapa adegan, bahkan ketika salah seorang dari mereka sekarat. Yang membuat sangsi, mungkinkan kalau teman sudah sekarat masih bisa merekamnya? Harusnya yang pegang kamera panik dan memberi pertolongan&#8230;<br />
CMIIW.</p>
<p>Meski di jaman internet dan teknologi saat ini, hal-hal yang berbau klenik tampaknya masih tetap menjadi bahan berita yang cukup menyita perhatian. Teknologi yang memungkinkan penyebaran arus informasi makin cepat membuat peredaran video ini makin cepat pula ke tangan masyarakat. Meski belum bisa dipastikan kebenarannya, kadang informasi semacam ini bisa menimbulkan efek luas di masyarakat.</p>
<p>Apalagi media cetak kadang memuat berita yang sering tanpa didasari penelusuran mendalam.</p>
<p>Semoga saja video ini hanya sebuah video iseng. Dan berharap masyarakat tidak menafsirkan macam-macam terhadap isi video ini&#8230;</p>
<p>Selanjutnya Anda yang memutuskan.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fleak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html&amp;linkname=Leak%20Bali%20vs%20Dukun%20%5Bapa%20Kiai%5D%3F%3F%3F"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/leak-bali-vs-dukun-apa-kiai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengoemoeman: Pindah Rumah</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengoemoeman-baliikadscom-pindah-rumah.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengoemoeman-baliikadscom-pindah-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 11:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ikads.net/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Cuma postingan singkat, ngasi tahu kerabat dan handai taulan, bahwa blog kesayangan saya yang dulu beralamat di http://bali.ikads.com sudah tidak lagi kost alias numpang alamat di ikads.com
Kini blog saya sudah berdiri sendiri dengan rumah baru yang kami beri nama http://ikads.net&#8230;
Tapi jika masih mau mengaksesnya dari http://bali.ikads.com, Anda akan diteruskan secara otomatis ke halaman ini..
Buat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cuma postingan singkat, ngasi tahu kerabat dan handai taulan, bahwa blog kesayangan saya yang dulu beralamat di http://bali.ikads.com sudah tidak lagi kost alias numpang alamat di ikads.com</p>
<p>Kini blog saya sudah berdiri sendiri dengan rumah baru yang kami beri nama http://ikads.net&#8230;</p>
<p>Tapi jika masih mau mengaksesnya dari http://bali.ikads.com, Anda akan diteruskan secara otomatis ke halaman ini..</p>
<p>Buat saya sendiri, selamat menempati rumah baru&#8230;.</p>
<p>Narsis dikit</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fpengoemoeman-baliikadscom-pindah-rumah.html&amp;linkname=Pengoemoeman%3A%20Pindah%20Rumah"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengoemoeman-baliikadscom-pindah-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WiFi Gratis Seharga Rp. Minimal 25 Ribu</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/wifi-gratis-seharga-rp-minimal-25-ribu.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/wifi-gratis-seharga-rp-minimal-25-ribu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 15:34:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Sore tadi, Balibuddy menelpon saya untuk ngumpul-ngumpul di Orange Bakery Gatsu. Sebenarnya badan penat setelah dua hari berkeliling untuk foto-foto. Hari Sabtu foto-foto untuk keperluan website pinatih.com bersama Dewi dan Wawan. Sedangkan Minggu pagi sampai sore pemotretan pre-wedding untuk klien.
Sampai di Orange Bakery sudah nangkring Balibuddy dan Ian, pengelola pondokiklan.com. Mereka sudah lebih dulu berada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sore tadi, <a href="http://bali4u.wordpress.com" target="_blank">Balibuddy </a>menelpon saya untuk ngumpul-ngumpul di Orange Bakery Gatsu. Sebenarnya badan penat setelah dua hari berkeliling untuk foto-foto. Hari Sabtu foto-foto untuk keperluan website <a href="http://www.pinatih.com" target="_blank">pinatih.com</a> bersama <a href="http://www.dewipinatih.com/blog" target="_blank">Dewi</a> dan <a href="http://dipoetraz.com" target="_self">Wawan.</a> Sedangkan Minggu pagi sampai sore <a href="http://www.simplyorganizer.com" target="_blank">pemotretan pre-wedding</a> untuk klien.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai di Orange Bakery sudah <a href="http://ianbali.wordpress.com/2008/09/07/nangkring-di-orange-bakery/" target="_blank">nangkring</a> Balibuddy dan <a href="http://ianbali.wordpress.com">Ian</a>, pengelola <a href="http://www.pondokilan.com" target="_blank">pondokiklan.com.</a> Mereka sudah lebih dulu berada disana sekitar 10 menitan.</p>
<p style="text-align: justify;">Orange Bakery sebenarnya merupakan salah satu tempat nongkrong saya. Sebelumnya suka nongkrong di salah satu warung di daerah Renon. Berhubung ada <a href="http://www.rumahtulisan.com/28/08/2008/pikiran/inilah-zaman-tuyul-pakai-wifi.html" target="_blank">tulisan</a> dari Pan Bani, bahwa warung itu ada tuyul yang pakai WiFi, jadi ngeri juga kesana.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai disana disambut &#8220;hangat&#8221; waiter Orange yang kalau tidak salah namanya Alit. Saya baru mau mengeluarkan laptop, sementara Balibuddy dan Ian sudah sedari tadi sibuk dengan laptopnya masing-masing. Sang waiter menyuguhkan menu, sekalian juga bantu nyolokin cuk laptop.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, sebelum saya sempat memesan menu yang tersuguh di daftar menu, sang waiter tiba-tiba mengatakan bahwa minimal harus bebelanja seharga Rp. 25 ribu untuk bisa menggunakan fasilitas WiFi yang disediakan secara gratis di sana. Akhirnya terjadi sedikit adu argumentasi antara kami bertiga dengan sang waiter. Meski akhirnya kami mengalah, dan Ian yang tidak begitu lapar akhirnya terpaksa memesan nasi goreng, sementara saya juga memesan nasi goreng dan minuman biar bisa mencapai Rp. 25 ribu, sedangkan Balibuddy memesan minuman dan sepiring French Fries.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkejut juga dengan kebijakan pihak Orange Bakery, &#8220;atau ini kebijakan sang waiter?&#8221;. Karena sebelumnya berpuluh-puluh kali saya nangkring disana, belum pernah saya disuguhi kebijakan seperti itu. Yang membuat saya tidak nyaman, bukan karena tidak mau bebelanja seharga 25 ribu, tapi lebih kepada cara penyampaian sang waiter. Jadi kesannya kami seperti memanfaatkan fasilitas wifi yang gratis disana. Kalau pun memang ada kebijakan yang mengharuskan pelanggan berbelanja minimal 25 ribu  sebelum bisa menggunakan fasilitas wifi, mestinya di depan Orange Bakery tidak perlu memasang banner super gede yang mengatakan &#8220;FREE WIFI&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau hanya untuk berinternet, kami masing-masing mempunyai modem sendiri, tanpa harus mengeluarkan uang extra pun saya sudah bisa nyaman berinternet dari rumah, meski tidak sekencang di Orange. Saya bersama Ian dan Balibuddy dan mungkin masih banyak orang yang masuk ke Orange atau tempat free wifi bukan hanya sekedar memanfaatkan fasilitas yang disediakan secara cuma-cuma. Kita hanya mencari tempat yang nyaman buat ngobrol-ngobrol, berhubung banyak hal yang bisa didiskusikan jika kita bersama-sama terhubung ke internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum kami bubar, 2 teman lainnya Wawan dan Dewi juga datang nyamperin di Orange. Dewi sempat menanyakan nama waiter yang menyambut kami dengan &#8220;panas&#8221; tadi. Namun sayang, jawabannya&#8221;SAYA TIDAK PUNYA NAMA&#8221;. Puihhhhhhhhhhhhhh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal lagi kekurangnyamanan kami, ketika Balibuddy masih asyik menyantap mie, tiba-tiba pelayan mematikan lampu, mengatakan bahwa kafe akan tutup beberapa menit lagi. Duh&#8230;&#8230;&#8230;.. sekelas Orange koq punya pelayanan seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan remehkan pelanggan, karena seberapa miskinnya pelanggan, meski cuma bisa membeli secangkir teh panas, tetap adalah pelanggan. Apalagi jaman internet, bisa jadi ketika saya atau blogger lainnya tidak puas terhadap layanan suatu perusahaan, bisa didepan hidung Anda memposting tulisan yang bisa membunuh perusahaan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan memberikan, free wifi sebenarnya merupakan nilai tambah yang luar biasa. Kenapa harus mengusir pelanggan (saya mungkin bukan seorang pelanggan yang loyal untuk Orange, tapi setidaknya saya sering nagkring disana, baik untuk nunggu pacar yang lagi di kantornya atau ngobrol dengan teman2) dengan cara memberlakukan ketentuan yang membuat pelanggan merasa tidak nyaman? Apalagi ditambah dengan dengan tuyul&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Besok saya batalkan acara meeting saya disana. Maafkan saya Orange, pelayanan Anda telah mengusir saya dari tempat Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Baca juga Blognya <a href="http://ianbali.wordpress.com">Ian</a> juga blognya <a href="http://bali4u.wordpress.com/2008/09/07/orange-bakery-malam-ini/" target="_blank">Balibuddy</a></p>
<p style="text-align: justify;">Mohon maaf jika terlalu menohok, tapi lebih baik jika teman2 saya tidak sakit hati daripada saya harus menyamarkan tempat.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fwifi-gratis-seharga-rp-minimal-25-ribu.html&amp;linkname=WiFi%20Gratis%20Seharga%20Rp.%20Minimal%2025%20Ribu"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/wifi-gratis-seharga-rp-minimal-25-ribu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Knol, Google Berniat Saingi Wikipedia???</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/knol-google-berniat-saingi-wikipedia.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/knol-google-berniat-saingi-wikipedia.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 12:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Wikipedia telah menjadi rujukan jutaan pengguna internet dalam mencari sebuah informasi terpercaya. Pun halnya Google menjadi mesin pencari utama. Keduanya mempunyai kekuatan dan menjadi baromoter perubahan di jagat internet.
Tidak diragukan lagi, bahwa Wikipedia mampu menyediakan informasi yang cukup akurat. Dengan teknologi yang memungkinkan pengguna internet mampu melakukan editing terhadap informasi yang disuguhkan oleh wikipedia, membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wikipedia.com" target="_blank">Wikipedia </a>telah menjadi rujukan jutaan pengguna internet dalam mencari sebuah informasi terpercaya. Pun halnya <a href="http://www.google.com" target="_blank">Google </a>menjadi mesin pencari utama. Keduanya mempunyai kekuatan dan menjadi baromoter perubahan di jagat internet.</p>
<p>Tidak diragukan lagi, bahwa Wikipedia mampu menyediakan informasi yang cukup akurat. Dengan teknologi yang memungkinkan pengguna internet mampu melakukan editing terhadap informasi yang disuguhkan oleh wikipedia, membuat wikipedia berkembang sangat pesat dan telah menjadi gudang jutaan informasi yang dapat diakses dengan mudah. Inilah kelebihan wikipedia. Memanfaatkan tangan banyak orang untuk bersama-sama berbagi informasi. Kualitas informasi juga terkontrol, karena setiap saat seseorang yang menemukan informasi yang tidak benar di wikipedia dapat segera menggantinya.</p>
<p>Nah, saat ini Google telah <a href="http://googleblog.blogspot.com/2008/07/knol-is-open-to-everyone.html" target="_blank">meluncurkan </a>layanan baru yang disebut <a href="http://knol.google.com" target="_blank">Knol</a>, yaitu artikel autoritative (apa ya padanannya dalam Bahasa Indonesia) tentang topik-topik khusus yang ditulis oleh orang-orang yang mengerti di bidang itu. Dan tentu saja dapat diedit oleh orang lain. Bedanya dengan wikipedia, jika kita ingin merubah sebuah tulisan di Knol, kita harus mendapat persetujuan dari pengarangnya.</p>
<p>Juga, bedanyan dengan wikipedia, jika di wikipedia nama penulis tidak tercantum, di Knol nama penulis tercantum di setiap akhir artikel.</p>
<p>Apa Google berencana menyaingi Wikipedia?? Selajutnya, Anda bisa cari tahu sendiri <a href="http://googleblog.blogspot.com/2008/07/knol-is-open-to-everyone.html" target="_blank">di sini</a></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fknol-google-berniat-saingi-wikipedia.html&amp;linkname=Knol%2C%20Google%20Berniat%20Saingi%20Wikipedia%3F%3F%3F"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/knol-google-berniat-saingi-wikipedia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Hari Menjelajah Bali (Hari Pertama)</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/empat-hari-menjelajah-bali-hari-pertama.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/empat-hari-menjelajah-bali-hari-pertama.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 14:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Ini kali pertama saya melakukan perjalanan selama empat hari penuh dan benar-benar menempatkan posisi saya sebagai seorang wisatawan atau turis. Meski saya sebenarnya bertindak sebagai pemandu wisata saat itu, tapi saya ingin larut dengan suasana tamu saya. Sebelumnya, jika saya melakukan perjalanan di seluruh Bali, saya selalu berperan sebagai pemandu wisata. Jadi tidak menikmati perjalanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini kali pertama saya melakukan perjalanan selama empat hari penuh dan benar-benar menempatkan posisi saya sebagai seorang wisatawan atau turis. Meski saya sebenarnya bertindak sebagai pemandu wisata saat itu, tapi saya ingin larut dengan suasana tamu saya. Sebelumnya, jika saya melakukan perjalanan di seluruh Bali, saya selalu berperan sebagai pemandu wisata. Jadi tidak menikmati perjalanan sebagai mana layaknya seorang wisatawan.</p>
<p>Dan ternyata, mejelajahi Bali memang tidak ada habisnya. Waktu empat hari memang terlalu pendek untuk bisa menjelajah tempat-tempat terbaik dan atraksi-atraksi wisata terhebat di Pulau Dewata.</p>
<p>OK, kita mulai saja perjalanan kita.</p>
<p>Hari Pertama</p>
<p>Tari Barong di Batubulan<br />
Berawal dari mejmeput tamu saya di sebuah hotel bintang lima di Kuta sekitar jam 9 pagi, kami memulai perjalanan di hari pertama untuk mengujungi pertunjukan tari barong di daerah Batubulan, berada di antara perbatasan Kota Denpasar dan Kabupaten Gainyar.</p>
<p>Tari barong sebenarnya merupakan tarian yang disakralkan oleh masyarakat Hindu Bali. Tari barong merupakan salah satu tari “Bebalian”, yaitu tari pelengkap upacara keagamaan Hindu di Bali. Sedangkan tari yang memang dikhususkan sebagai sarana hiburan disebut dengan tari “Bebalihan atau Bali-balihan”.</p>
<p>Tari barong mengisahkan peperangan yang terjadi antara barong melawan rangda. Barong merupakan simbol dari kebaikan sedangkan Rangda merupakan simbol dari kejahatan. Secara simbolik tarian ini menggambarkan peperangan antara kebenaran/kebaikan melawan kejahatan, dimana akhirnya pihak kebaikan yang menang.</p>
<p>Barong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.</p>
<p>Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda). Tari Barong Ket diiringi dengan gamelan Semar Pagulingan.</p>
<p>Sementara, saya tidak akan utarakan urutan tariannya di sini, karena terlalu panjang. Lain waktu akan saya bahas mengenai runtutan dari tari barong ini.</p>
<p>Batik Artshop<br />
Perjalanan berlanjut mengunjungi artshop batik juga masih di daerah Batubulan. Di sini kita melihat bagaimana proses pembuatan batik, dari mulai menenun kain, melukis pola batik, menggambar batik dengan tinta khusus, sampai proses penyelesaian akhir hingga menghasilkan kain batik dengan beraneka corak dan warna. Juga dapat membeli beraneka ragam pakaian dan aksesoris berbahan dasar batik di sini.</p>
<p>Kerajinan Emas &amp; Perak Celuk<br />
Dari kerajinan batik perjalanan kami berlanjut untuk melihat kerajinan emas dan perak yang berada di daerah Celuk, cuma sekitar 10 menit ditempuh dari pusat kerajinan batik tadi. Seperti halnya kerajinan batik tadi, disini juga dapat dijumpai bagaimana proses peleburan perak menjadi perhiasan yang memukau. Dan tentu belum lengkap jika belum membeli beberapa oleh-oleh sebagai kenang-kenangan disini.</p>
<p>Belum selesai….. lanjut besok ya!! Ngantuk neh…</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fempat-hari-menjelajah-bali-hari-pertama.html&amp;linkname=Empat%20Hari%20Menjelajah%20Bali%20%28Hari%20Pertama%29"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/empat-hari-menjelajah-bali-hari-pertama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilah-pilah Pilih-pilih Statistik untuk Blog Anda</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/statistik-untuk-blog.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/statistik-untuk-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 04:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Setalah berkelana dan berkenalan dengan berbagai web statistik dan analisis untuk beberapa website dan blog saya, akhirnya pilihan jatuh pada Woopra, sebuah aplikasi web statistik (website tracking &#38; analytics) yang meski masih dalam tahap beta version, namun mampu menawarkan berbagai kelebihan yang tidak ditawarkan oleh web tracker lain.

Secara umum memang fasilitas yang ditawarkan sama dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setalah berkelana dan berkenalan dengan berbagai web statistik dan analisis untuk beberapa website dan blog saya, akhirnya pilihan jatuh pada <a href="http://www.woopra.com" target="_self">Woopra</a>, sebuah aplikasi web statistik (website tracking &amp; analytics) yang meski masih dalam tahap beta version, namun mampu menawarkan berbagai kelebihan yang tidak ditawarkan oleh web tracker lain.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://bali.ikads.com/wp-content/uploads/2008/06/woopra.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-85" title="woopra" src="http://bali.ikads.com/wp-content/uploads/2008/06/woopra-300x218.jpg" alt="Woopra" width="419" height="304" /></a></p>
<p>Secara umum memang fasilitas yang ditawarkan sama dengan web tracker lainnya. Seperti jumlah pengujung website, keyword analisis, dan sebagainya. Yang membedakannya dan membuatnya unggul dari web tracker lainnya seperti:</p>
<p><strong>Real Time Analytics</strong><br />
Anda bisa mengawasi dan memonitor dari mana saja dan berapa orang yang sedang melihat2-lihat blog Anda. Dari mana datangnya, menggunakan kewyord apa, sedang membuka halaman yang mana, semuanya tersaji dalam satu interface yang cukup menarik</p>
<p><strong>Stand Alone Application</strong><br />
Tidak seperti kebanyakan web tracker yang lain, dimana setiap kali hendak melihat statistik website harus membuka website terlebih dahulu kemudian login untuk mengaksesnya. Dengan woopra, Anda bisa download softwarenya, install dan jadilah stand alone application, tanpa anda harus membuka browser dan login setiap anda akan melihat perkembangan wesite Anda.</p>
<p><strong>Click to Chat</strong><br />
Ini yang paling saya suka. Ketika Woopra mendeteksi ada pengunjung yang masuk ke blog Anda, anda bisa langsung mengundangnya untuk chatting.</p>
<p><strong>Wordpress Plugin</strong><br />
Kesulitan menginstallnya? Tidak lagi, karena Woopra menyediakan plugin untuk wordpress. Tinggal download, upload ke directori plugin blog anda, aktifkan, dan anda bisa segera melakukan tracking.</p>
<p><strong>Multiple Website</strong><br />
Tidak perlu banyak account untuk banyak website. Cukup satu account dan anda bisa melakukan tracking berapa pun website yang anda mau</p>
<p><strong>Gratis</strong><br />
Siapa sih yang nggak mau gratis???</p>
<p>Sedangkan yang lain saya lihat masih sama dengan website tracker pada umumnya. Untuk menjajalnya Anda bisa langsung register di <a href="http://www.woopra.com" target="_self">websitenya.</a></p>
<p>Beberapa pilihan website tracker yang mungkin bisa Anda coba juga:</p>
<p>1. <a href="http://www.google.com/analytics" target="_self">Google Analitics</a></p>
<p>2. <a href="http://www.statcounter.com" target="_self">StatCounter</a></p>
<p>3. <a href="http://www.getclicky.com" target="_blank">Get Clicky</a></p>
<p>4. <a href="http://extremetracking.com" target="_blank">Extreme Tracking</a></p>
<p>5. Dan masih banyak lagi. Coba Googling</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fstatistik-untuk-blog.html&amp;linkname=Pilah-pilah%20Pilih-pilih%20Statistik%20untuk%20Blog%20Anda"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/statistik-untuk-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dan Anak Kembar Itu pun Menjadi Dewa</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/dan-anak-kembar-itu-pun-menjadi-dewa.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/dan-anak-kembar-itu-pun-menjadi-dewa.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 09:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/featured/dan-anak-kembar-itu-pun-menjadi-dewa.html</guid>
		<description><![CDATA[Melahirkan anak kembar mungkin sudah menjadi berita biasa bagi sebagian besar masyarakat. Tapi lain halnya dengan di Bali, dan lebih khusus di desaku. Ada satu tradisi unik di desaku yang mungkin di tempat lain tidak ada. Melahirkan anak kembar di Desa Songan dianggap sebagai suatu berkah bagi masyarakat disana.
Jika dulu ketika masa-masa feodal masih kuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melahirkan anak kembar mungkin sudah menjadi berita biasa bagi sebagian besar masyarakat. Tapi lain halnya dengan di Bali, dan lebih khusus di desaku. Ada satu tradisi unik di desaku yang mungkin di tempat lain tidak ada. Melahirkan anak kembar di Desa Songan dianggap sebagai suatu berkah bagi masyarakat disana.</p>
<p>Jika dulu ketika masa-masa feodal masih kuat pengaruhnya di Bali, bisa jadi melahirkan anak kembar menjadi suatu bencana bagi keluarga yang mempunyai anak kembar itu. Apalagi sampai yang dilahirkan adalah anak kembar buncing (satu laki, satu perempuan), bisa-bisa si bapak dan si ibu beserta bayinya diungsikan,  karena melahirkan anak kembar dianggap suatu aib.</p>
<p>Dulu ketika sebuah keluarga biasa melahirkan anak kembar buncing dianggao merupakan suatu aib bagi desa dimana keluarga itu tinggal. Sedangkan jika anak kembar lahir di keluarga puri atau kerajaan, penafsirannya lantas berbeda. Si anak kembar dianggap memang berjodoh sejak lahir dan biasanya dibesarkan di tempat yang terpisah, hingga ketika remaja nanti dipertemukan kembali sebagai pasangan suami istri dan akan mendapat tempat yang sangat terhormat di lingkungan keluarga kerajaan.</p>
<p>Mungkin atas dasar itulah, kemudian jika ada warga masyarakat biasa  melahirkan anak kembar dianggap menyaingi keluarga kerajaan, sehingga layaklah warga yang melahirkan anak kembar buncing tadi mendapat hukuman dari sang raja. Lantas hukuman pengungsian dijatuhkan kepada si warga tadi. Biasanya warga yang melahirkan anak kembar dibuatkan tenda darurat yang biasanya berlokasi di tempat terpencil, kadang ada yang berlokasi di dekat kuburan desa dan tidak seorang pun boleh menjenguknya.</p>
<p>Mungkin setiap desa adat di Bali mempunyai cara yang berbeda dalam memperlakukan masyarakat yang melahirkan kembar.</p>
<p>Kembali ke desaku, saya masih ingat pada tahun 80-an tradisi &#8220;membuang&#8221; atau mengungsikan warga yang melahirkan anak kembar masih terjadi. Namun belakangan tradisi itu sudah tidak ada lagi. Mungkin tokoh-tokoh masyarakat di Songan sudah mempunyai awig yang baru mengenai hal ini, atau mungkin juga merujuk kepada peraturan perundang-undangan yang telah ada seperti : Bhisama PHDI tahun 1971 dan Peraturan Daerah Bali Nomor 3 Tahun 2002. Semuanya berintikan mengimbau kepada komunitas adat, terutama jajaran prajuru (pengurus desa adat), supaya menyesuaikan awig-awig-nya dengan hukum agama dan hukum yang berlaku.</p>
<p>Tapi di sisi lain ada keunikan lain yang berkaitan dengan melahirkan anak kembar ini. Jika di tempat lain di Bali dianggap sebagai suatu aib, di tempatku justru dianggap suatu berkah. Anak kembar dianggap sebagai dewa, dibuatkan pelinggih layaknya sebuah sanggah. (Kemarin, di lingkungan keluargaku habis ngeteg linggih pelinggih dewa kembar ini, dan menhgabiskan sekitar 40 juta untuk bangunannya saja.) Si kembar kemudian dipanggil dengan sebutan jero. Jika anak yang dilahirkan keduanya laki-laki, maka yang lahir duluan akan dipanggil Jero Ageng atau Jero Agung sedangkan yang lahir belakangan akan dipanggil Jero Alit. Sedangkan jika lahir laki-perempuan, yang laki dipanggil Jero Lanang dan yang perempuan dipanggil Jero Istri.</p>
<p>Setiap enam bulanan Bali (satu bulan Bali berumur 35 hari kalender), di kembar dibuatkan upacara yang bisa dibilang cukup besar. Tapi biasanya upacara ini ditanggung oleh &#8220;penyungsungnya&#8221; yaitu semua orang yang ikut urunan untuk merayakan ultah Bali si kembar ini. Yang menjadi penyungsung bukan hanya ayah dan ibu dari si kembar, tapi kadangkala meluas sampai ke semua kerabat dekat dari keluarga si kembar, bisa sampai misan, mindon bahkan lebih jauh lagi.</p>
<p>Upacara ini berlangsung terus, bahkan hingga si kembar telah meninggal dunia upcara masih terus dilangsungkan tiap bulan. Jika tidak, dianggap arwah si kembar yang dianggap dewa bisa memberi kutukan yang bisa menyengsarakan garis keturunan dan keluarga terdekatnya.</p>
<p>Saya masih belum paham betul, mengapa tradisi ini bisa terjadi. Kadang perasaan menjadi bercampur antara percaya dan tidak percaya, jadi ngikut saja, selama itu masih bukan sebuah beban bagi saya. Sayangnya saya tidak pernah melakukan penelitian mendalam tentang tradisi ini.</p>
<p>Mungkin suatu saat&#8230;.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fdan-anak-kembar-itu-pun-menjadi-dewa.html&amp;linkname=Dan%20Anak%20Kembar%20Itu%20pun%20Menjadi%20Dewa"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/dan-anak-kembar-itu-pun-menjadi-dewa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Naik Dokar Hari Ini&#8230;</title>
		<link>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengalaman-naik-dokar-hari-ini.html</link>
		<comments>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengalaman-naik-dokar-hari-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 04:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dek Didi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>
		<category><![CDATA[bali dokar]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan kota Denpasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bali.ikads.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Harusnya tulisan ini saya tulis kemarin, berhubung saya tidak sempat menyelesaikannya kemarin akhirnya saya lanjutkan hari ini.  Saya cuma mau berbagi pengalaman naik dokar hari ini.
Hari ini saya berkesempatan naik dokar keliling Denpasar secara gratis. Ini adalah pengalaman pertama saya naik dokar. Meski tidak jauh, namun saya menikmati pengalaman naik dokar ini.  Kesempatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bali.ikads.com/wp-content/uploads/2008/02/dsc01942.JPG" title="Lomba dokar"><img src="http://bali.ikads.com/wp-content/uploads/2008/02/dsc01942.JPG" alt="Lomba dokar" align="left" height="161" width="212" /></a>Harusnya tulisan ini saya tulis kemarin, berhubung saya tidak sempat menyelesaikannya kemarin akhirnya saya lanjutkan hari ini.  Saya cuma mau berbagi pengalaman naik dokar hari ini.</p>
<p>Hari ini saya berkesempatan naik dokar keliling Denpasar secara gratis. Ini adalah pengalaman pertama saya naik dokar. Meski tidak jauh, namun saya menikmati pengalaman naik dokar ini.  Kesempatan naik dokar gratis ini datang berhubung saya mengantar doi menjadi MC dalam Lomba Dokar Hias yang diadakan oleh Pemerintah Kota Denpasar bersama KMHDI dalam rangka HUT Kodya Denpasar yang ke-16.</p>
<p><span id="more-67"></span>
<div class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-1-67">


	
	<!-- Thumbnails -->
		
	<div id="ngg-image-1" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/3.jpg" title=" " class="thickbox" rel="set_1" >
								<img title="3.jpg" alt="3.jpg" src="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/thumbs/thumbs_3.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-2" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/2.jpg" title=" " class="thickbox" rel="set_1" >
								<img title="2.jpg" alt="2.jpg" src="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/thumbs/thumbs_2.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-3" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/1.jpg" title=" " class="thickbox" rel="set_1" >
								<img title="1.jpg" alt="1.jpg" src="http://www.ikads.net/wp-content/gallery/depan/thumbs/thumbs_1.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 	 	
	<!-- Pagination -->
 	<div class='ngg-clear'></div>
 	
</div>


<p>Update: atas permintaan bli <a href="http://devari.org">Devari</a> &amp;<a href="http://yanuarie.multiply.com"> Mbok Arie</a>, saya tambahkan beberapa foto lagi.</p>
<p>Dokar yang saya tumpangi dikusiri oleh Bapak Dewa Gede Ngurah. Beliau sudah menekuni profesi sebagai kusir dokar semenjak tahun 1970. Menurut beliau, dokar menujukkan masa kejayaanya pada tahun 80-an. Dimana pada tahun itu diperkirakan sedikitnya 800 buah dokar beroperasi di Denpasar. Sedangkan sekarang untuk mencari 50 dokar saja katanya sangat sulit. (Sayang ya Pak Dewa, dokar bapak gak jadi juara, hehehe).</p>
<p>Pak Dewa, sehari-hari biasanya mangkal di Pasar Kumbasari dari jam 12 sampai jam 5 sore. Sekali antar beliau meminta imbalan sekitar 5000 rupiah. Dalam sehari kalau lagi rame beliau bisa mengantar penumpang sampai 10 kali. Kalau kebetulan lagi mujur dan dapat wisatawan bisa sekali antar mendapat bayaran 50,000 rupiah. Itu kalau mujur. Sedangkan kalau lagi apes, bisa sehari cuma dapat satu atau dua penumpang.</p>
<p>Ada puluhan Pak Dewa-Pak Dewa yang lain yang masih bertahan dengan profesi sebagai kusir dokar. Buktinya, lomba dokar hias kemarin diikuti sekitar 40-an dokar dengan berbagai hiasan dekorasi menarik.</p>
<p>Ada hal menarik yang diceritakan Pak Dewa, seringkali lelaki yang sudah berusia  sekitar 60 tahun ini mendapat penumpang yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Penumpang ini biasanya ingin bernostalgia dengan kenangan kejayaan dokar di masa lalu, atau bagi yang belum pernah merasakan naik dokar dan ingin menikmati wisata naik dokar keliling Denpasar.</p>
<p>Dokar merupakan alat transportasi tradisional di Bali yang menggunakan tenaga kuda sebagai penggeraknya. Satu dokar bisa memuat 3-5 penumpang. Di tengah macetnya jalanan di Denpasar dokar sering dipakai sebagai alternatif transportasi, ketika angkot tidak bisa menjangkau atau tidak mempunyai trayek ke suatu gang atau jalan tertentu.</p>
<p>Bagi Anda yang ingin menikmati wisata dokar ini, Anda bisa mencari dokar di daerah seputaran Pasar Kumbasari. Harganya berkisar antara 5000 sampai 50,000 rupiah tergantung dari jarak tempuh dan lamanya Anda mecharter dokar.</p>
<p>Sebagai salah satu warisan budaya leluhur, sepantasnya dokar diperhatikan dan dipertahankan. Dokar bisa dipakai sebagai salah satu alternatif pengurangan polusi daerah perkotaan. Meski pada dasarnya kotoran kuda juga menimbulkan kekumuhan. Namun ini sudah diantisipasi oleh para pemilik dokar dengan cara menyediakan kantong kotoran kuda di setiap dokarnya.</p>
<p>Namun di sisi lain, siapa sih yang masih mau mengendarai dokar di tengah gempuran arus modernitas dan pesatnya perkembangan teknologi sekarang? Apa generasi muda masih mau menjadi sopir dokar di tengah kota, sedangkan rekan sejawatnya kadang mengendarai Mercy?</p>
<p>Setidaknya langkah Pemkot Denpasar dan KMHDI patut mendapat dukungan, guna menciptakan lalu lintas perdokaran yang baik dan bisa meneruskan warisan budaya.  Agar tidak dokar segera masuk museum atau hanya keluar pada saat ada lomba dokar.</p>
<p>Tingal sekarang, Pertahankan Dokar atau Biarkan Dokar Mati Pelan-Pelan??</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.ikads.net%2Frupa-rupa%2Funcategorized%2Fpengalaman-naik-dokar-hari-ini.html&amp;linkname=Pengalaman%20Naik%20Dokar%20Hari%20Ini%26%238230%3B"><img src="http://www.ikads.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ikads.net/rupa-rupa/uncategorized/pengalaman-naik-dokar-hari-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
