Banjir…Banjir…Banjir…

banjir   banjir dan mendung

Hujan kemarin sore rupanya membawa banjir yang sangat hebat di depan kantorku. Sayangnya, mungkin berita banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya tenggelam oleh berita Soeharto. Maklum, konon kabarnya semua media terutama televisi memang merupakan gurita usaha Cendana.

Karena banjir juga, semalam saya cuma makan mie rebus, plus nasi putih. Kasian deh…

  • Share/Bookmark

No Responses to “Banjir…Banjir…Banjir…”

  1. heru gutomo says:

    wah, gawat juga banjir di tempatmu tuh…
    tepatnya di daerah mana kantormu ya?

    heru

    Reply

  2. Dek Didi says:

    Di Jalan Dewi Sri Bro…
    Parah memang. Sekarang lagi diperbaiki saluran airnya. Mudah2an tidak banjir lagi.

    Reply

Trackbacks/Pingbacks


Leave a Reply

CommentLuv Enabled

?>