Empat Hari Menjelajah Bali (Hari Pertama)
Posted in Rupa-rupa on 05. Jun, 2008
Ini kali pertama saya melakukan perjalanan selama empat hari penuh dan benar-benar menempatkan posisi saya sebagai seorang wisatawan atau turis. Meski saya sebenarnya bertindak sebagai pemandu wisata saat itu, tapi saya ingin larut dengan suasana tamu saya. Sebelumnya, jika saya melakukan perjalanan di seluruh Bali, saya selalu berperan sebagai pemandu wisata. Jadi tidak menikmati perjalanan sebagai mana layaknya seorang wisatawan.
Dan ternyata, mejelajahi Bali memang tidak ada habisnya. Waktu empat hari memang terlalu pendek untuk bisa menjelajah tempat-tempat terbaik dan atraksi-atraksi wisata terhebat di Pulau Dewata.
OK, kita mulai saja perjalanan kita.
Hari Pertama
Tari Barong di Batubulan
Berawal dari mejmeput tamu saya di sebuah hotel bintang lima di Kuta sekitar jam 9 pagi, kami memulai perjalanan di hari pertama untuk mengujungi pertunjukan tari barong di daerah Batubulan, berada di antara perbatasan Kota Denpasar dan Kabupaten Gainyar.
Tari barong sebenarnya merupakan tarian yang disakralkan oleh masyarakat Hindu Bali. Tari barong merupakan salah satu tari “Bebalian”, yaitu tari pelengkap upacara keagamaan Hindu di Bali. Sedangkan tari yang memang dikhususkan sebagai sarana hiburan disebut dengan tari “Bebalihan atau Bali-balihan”.
Tari barong mengisahkan peperangan yang terjadi antara barong melawan rangda. Barong merupakan simbol dari kebaikan sedangkan Rangda merupakan simbol dari kejahatan. Secara simbolik tarian ini menggambarkan peperangan antara kebenaran/kebaikan melawan kejahatan, dimana akhirnya pihak kebaikan yang menang.
Barong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.
Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda). Tari Barong Ket diiringi dengan gamelan Semar Pagulingan.
Sementara, saya tidak akan utarakan urutan tariannya di sini, karena terlalu panjang. Lain waktu akan saya bahas mengenai runtutan dari tari barong ini.
Batik Artshop
Perjalanan berlanjut mengunjungi artshop batik juga masih di daerah Batubulan. Di sini kita melihat bagaimana proses pembuatan batik, dari mulai menenun kain, melukis pola batik, menggambar batik dengan tinta khusus, sampai proses penyelesaian akhir hingga menghasilkan kain batik dengan beraneka corak dan warna. Juga dapat membeli beraneka ragam pakaian dan aksesoris berbahan dasar batik di sini.
Kerajinan Emas & Perak Celuk
Dari kerajinan batik perjalanan kami berlanjut untuk melihat kerajinan emas dan perak yang berada di daerah Celuk, cuma sekitar 10 menit ditempuh dari pusat kerajinan batik tadi. Seperti halnya kerajinan batik tadi, disini juga dapat dijumpai bagaimana proses peleburan perak menjadi perhiasan yang memukau. Dan tentu belum lengkap jika belum membeli beberapa oleh-oleh sebagai kenang-kenangan disini.
Belum selesai….. lanjut besok ya!! Ngantuk neh…


















kapan2 milu sik tur dek
devari’s last blog post..Blog Design does Matter
Reply
Jadi ingat masa muda dulu yang dapat bebas jalan jalan, tapi kini? hikzzzz
imcw’s last blog post..Fitur Layanan Hosting
Reply
weks jalan-jalan, ngikut bli…… kapan mlali ke Gilimanuk
Reply
pak kadek…sahaya kapan dihajak ikut jalan – jalan neh..masa disuruh jaga rumah n jagain anak – anak (hewan – hewan yang tak diharapkan kehadirannya) hikz…hikz…..
Via’s last blog post..Seks emang harus bebas kan????
Reply
senengnya bisa jalan-jalan ke bali
Reply
wah, asik sekali…pingin juga rasanya ambil libur 3 hari dan habisin waktu keliling bali.agak aneh memang justru sejak tinggal di Bali malah nggak bisa keliling Bali..oke, ditunggu lanjutannya..
okanegara’s last blog post..Berkati Kami, Ya Saraswati
Reply
Wah, kayak tamu beneran nich ….asyik banget pastinya, bli Dek!
artana’s last blog post..Andai Yang Lain Bisa Mengikuti.
Reply
idenya keren. bener2 keren.
kpn2 aku mau bikin gini juga. jd backpacker di rumah sendiri. tp nunggu kalo bani udah gede aja.
anton’s last blog post..Menghentikan Waktu yang Sudah Berlalu
Reply
@ devari
Ayooo, kapan nih mau tur bareng bli???
@imcw
Memang sekarang dah tua ya pak dokter?? Kan seru juga tuh liburan bareng keluarga?
@penyu
Tiap 6 bulan saya pasti ke Cekik, deket kan sama Gilimanuk? Kapan2 saya mampir nanti kalo pas tangkil ke Cekik.
@via
Hehehehe……….. Urus saja anak2, turnya biar bapaknya saja, Hehehehehe
@ario saja
Ayo kawan, kapan ke Bali lagi?
@okanegara
Setuju, ambil libura kapan nih bisa jalan bareng sama dr. Oka??
@artana
Pasti bli. Tunggu lanjutannya. Masih males nulis nih
@anton
Hayoo, Bani cepet gede. Biar bisa cepet jalan2!!! Nanti om ajak ke Kintamani. Hehehehe
Reply
Jadi gak sabaran pengen segera ke Bali ..(rencana kesana pas cuti)…
Rita’s last blog post..Pemenang Turnamen Tennis Trakindo Cup 2008
Reply
kalau tur keliling bali aku sendiri nyicil..
besok kesini,bulan depan kesana,tahun depan disini.
tapi asyik banget bli..
biar kl ditanya org bisa jawab.
masak dibali nggak tau bali. he.he..
Yanuar’s last blog post..Bersepeda ke kantor
Reply
wah sorry telat nich…
kalau aku cuma tertarik dengan kunjungan ke artshop batik & artshop peraknya lho…bagi donk bli Dek, komisi artshop untuk anter tamunya hehehehe….
Emang menyenangkan kalau kita bekerja mengantar tamu (tour guide), udah dapet jalan2…, gratis…dapet uang juga kan bli dek!
Ditunggu, lanjutan ceritanya….!
Reply